Harapan
Harapan..
Aku berharap ada kamu..
Aku berharap bisa bersama mu..
Aku berharap kamu dan aku menyatu..
Tapi itu beberapa detik yang lalu..
Kini harapan ku berlalu..
Ragu begitu besar menyelimuti hatiku..
Hingga ku buat harapan baru..
Harapan yang akarnya bukan dari hatiku..
Melainkan logika ku..
Aku berharap tak lagi bisa bertemu kamu..
Tak ada lagi aku dan kamu yang menyatu..
Tak ada lagi kamu di setiap hariku yang kelabu..
Kamu yang memberikan sejuta warna di hidupku..
Ketika aku memutuskan itu..
Air mata berguguran di pipi dan hatiku..
Hatiku berontak karena ketidak adilanku..
Aku yang tak mampu menyeimbangkan hati dan logika
ku..
Ketika aku memutuskan itu..
Perih begitu terasa di qalbu..
qalbu yaitu segumpal daging yang menentukan kehidupan ku..
Segumpal daging di ragaku..
Segumpal daging yang merasakan getaran bahagia
ketika bersama mu.
Aku yang memutuskan itu..
Adalah aku beserta harapan baruku..
Adalah aku yang mendefisinikan harapan dengan
caraku..
harapan
adalah kemampuan yang terbatas bagiku,
Terbatas karena kehendak Sang Pecipta atas diriku..
Thanks a lot
J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar