Translate

Kamis, 13 September 2012

PUISI REMAJA "SKENARIO ILLAHI"


KARYA :  TRI PUSPA SARI
                                                            SKENARIO ILLAHI
Begitu terik hari ini,
Serasa membakar kulit ari..
Tak henti ku berpikir,
Apalagi yang datng menghampiri..
saling menggenggam jemari ini,
Berusaha tuk hadapi,
Apapun yang menghampiri..
Ku kuatkan hati ini,
Ntah itu perih..
Ataukah iri dalam hati..
Aku mengerti bahwa ini untuk hadapi..
Aku tak harus sembunyi..
Aku mengerti bahwa ini adalah bagian dari skenario sang ILLAHI..
Yang harus ku syukuri.. J
                                                                                                            Thanks a lot

PUISI REMAJA "BERI AKU SEHARI"


 KARYA  : TRI PUSPA SARI
Beri aku sehari..

Tak terhitung hari yang pernah kita lewati..
Hari-hari yang terasa begitu singkat..
Hari-hari  yang berlalu dengan cerita yang kita buat..
Hari-hari yang ada aku dan kamu disana..
Merangkainya indah.
Bagai dunia hanya milik kita..
Hari yang kini tak lagi kutemui..
Yang di dalamnya terdapat cerita yang tak pernah bisa kurasa lagi..

Hari lepas hari..
Semakin besar rasa ini untk mengulang lagi..
Terlalu indah jika ku hayati
Seakan pergi ke puncak tertinggi..
Yang disana udara pagi dan bersih ku nikmati..
Tanpa polusi yang merusak diri..

Bukan tidak mungkin jika hari itu kembali..
Tak akan ku siakan..
Tak akan ku abaikan..
Meski akupun tak yakin akan hadirnya..
Namun jika itu  nyata..
Kan ku wujudkan kerinduan yang slama in menyapa,
Menyapa dengan hangat di palung jiwa..

Beri aku sehari untuk wujudkan..
Beri aku sehari tuk rasakan..
Beri aku sehari untuk buktikan..
Sehari yang takkan terlewatkan..
Sehari yang menjadi hari terindah..
Sehari bersama..dan sehari untuk perpisahan..
Beri aku sehari.. J

                                                                                                Thanks a lot J





PUISI REMAJA " PERIH"


KARYA :  TRI PUSPA SARI
PERIH
suara ini terdengar pilu,
merintih perih,
tesakiti lagi,
tak henti diri mengharap hati kan pulih,
bangkit berdiri, bangkit berdiri menghapus perih..

jika diri kan pahami,
ingin ku pahami hati mu,
agar kau sadari,
diri ini yang selalu menanti,
tertunduk hati di bawah kuasa cinta nan penuh arti bersama,
kemudian terpisah..

kuasa cinta yang tak henti menimbulkan tanya,
hingga alam pun tak mampu menjawabnya,
sungguh ironis tak satupun kau pahami tentang hati yang menanti..
                                                                                                            THANKS J

PUISI REMAJA "BERAKHIR DUKA"

KARYA : TRI PUSPA SARI
BERAKHIR DUKA

tak pernah terlintas dalam fikir ku.
tentang apa yang nyata di hadap ku,
saat ini kenyataan itu bagai mimpi buruk yang tak berujung,
saat ini kebahagiaan yang dulu adalah nyata kini hanya sebuah mimpi yang abadi bagiku.

ruang di hati yang dulu penuh warna, berhias mutiara cinta,penuh kedamaian dan suka.
telah terganti oleh ruang hampa, kosong, tak nampak setitik warna menghiasi, hanya kegelapan.
kepergian sosok mu lah yang mengantarkan ku pada ruang hampa itu,
ruang hampa di hati ku.
yang sempat kau hiasi dengan kebahagiaan karena kehadiran mu...

entah... apakah ini adalah sebuah kesalahan karena dirimu ku bahagia ?
entah...apakah ini adalah sebuah kewajaran karena dirimu ku terluka ?
atau bahkan kenyakinan ku tentang kehadiran cinta abadi yang salah dan tidak sewajarnya?
akupun tak tahu apa jawaban yang terbaik tuk berjuta pertanyaan di hati ku ini.

semoga perpisahan ini mampu membuat apa yang telah terlewatkan menjadi lebih baik dan tak ternoda oleh tuntutan alam yang semakin tak terduga, sekalipun diawali dan diakhiri oleh airmata perih di hati...